Pages

Monday, July 22, 2013

PAKAN IMBUHAN (FEED ADDITIVE) SUBA-feed

Pupuk Hewan SUBA
SUBA-feed merupakan pakan tambahan (feed additive) bagiikan, ayam, kambing, sapi dan hewan peliharaan lainnya yang dibuat secara biologis (bioteknologi) menggunakan bahan pilihan dan diubah oleh mikroba khusus menjadi produk yang berkhasiat meningkatkan nilai gizi pakan hewan. Prosesnya dilakukan melalui fermentasi secara anaerob sehingga dihasilkan berbagai enzim (proteolitik, amilolitik, lipolitik, danselulolitik), yang dapat memecah bahan organik senyawa kompleks dalam pakan menjadi bentuk yang lebih sederhana dan mudah dicerna sehingga pertumbuhan hewan meningkat.

SUBA feed dapat meningkatkan nafsu makan dan kesehatan hewan, sehingga lebih efisien dalam penggunaan pakan dan meningkatkan produksi yang dihasilkan. Nilai Konversi Pakan (NKP) menjadi lebihbaik, yaitu dengan jumlah pemberian pakan yang sama dapat meningkatkan bobot hewan yang lebih banyak dalam waktu yang lebih cepat (singkat)

Kandungan SUBA -feed:
1.      Mengandung mikrobadorman dan sangat aktif dalam pencernaan hewan bila diberikan. 
2.   Mengandung protease, amylase, selulase, dan lipase yang berguna untuk mengurai bahan organik senyawa kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana sehingga mudah dicerna dan diserap oleh tubuh
3.   Mengandung mineral terlarut dalam bentuk ion aktif yang sangat membantu proses pencernaan secara enzimatis
4.      Mengandung berbagai jenis vitamin (terutama vitamin B6 dan B12) dan hormonalami yang sangat berguna dalam proses pencernaan enzimatis

Khasiat dan Manfaat SUBA-feed bagihewan
  1. Merangsang nafsu makan sehingga palatabilitas pakan dan kesehatan hewan meningkat
  2. Meningkatkan daya cerna sehingga meningkatkan kualitas pakan
  3. Meningkatkan pertambahan bobot hewan harian
  4. Meningkatkan nilai konversipakan (NKP)
  5. Meningkatkan kualitas produksi hewan serta menstimulir tidak terbentuknya lemak jenuh

Dosis dan cara pemakaian SUBA-feed pada hewan ternak :
A.      Dosis
1.             Gunakan SUBA-feed  1 x sehari sebanyak 0,15 ml/kg hewan ternak
2.     Perubahan dosis pemberian disesuaikan dengan pertambahan bobot ikan harian atau mingguan.
Ket: 15 ml (1,5 tutup botol kemasan)
B.      Cara Pemakaian
1.        Larutkan SUBA-feed sesuai dosis ke dalam air secukupnya kemudian semprotkan pada pakan ikan yang akan diberikan dengan frekuensi 1x sehari. Frekuensi pemberian dilakukan secara periodik pada waktu yang sama, misal: bila dilakukan pemberian pada pukul 6 pagi, maka keesokan harinya secara periodik diberikan pada pukul 6 pagijuga.


PUPUK ORGANIK PADAT KASCING SUBA

PUPUK KASCING merupakan pupuk organik yang berasal dari kotoran cacing Lumbricusrubellus terkandung berbagai unsur hara yang dibutuhkan tanaman seperti N, p, K, Ca, Mg, S, Fe, Mn, Al, Na, Cu, Zn, Bo dan Mo.
Kascing berperan memperbaiki kemampuan menahan air, menyediakan nutrisi bagi tanah, memperbaiki struktur tanah, dan menetralkan pH tanah. Kascing mempunyai struktur remah sehingga dapat mempertahankan kestabilan dan aerasi tanah.
Pupuk Kascing Padat SUBA

Kegunaan KASCING SUBA
  • Memperkaya unsur hara media tanam baik makro maupun mikro
  • Meningkatkan kesuburan media tanam baik fisik maupun kimiawi, sehinggatanamanmenjadicerah, kokoh, danberbunga/berbuah lebat
  • Ramah lingkungan 
DOSIS DAN CARA PENGGUNAAN KASCING SUBA

1.      TANAMAN PANGAN
A.    Padi dan jagung
Dosis : 300kg – 500kg/ha
a. Padi
Tabur sebanyak 200 – 300kg/ha di atas media tanam setelah pengolahan tanah. Ulangi pemupukan dengan dosis 100 – 200 kg/ha setelah 45 hari
b. Jagung
Pupuk sebanyak 200 – 300 kg di bawah tanaman pada umur tanam 15 hari. Ulangi pemupukan dengan dosis 100 – 200 kg pada umur tanam 50 hari

B.     Sayuran (tomat, cabe, kol, kacang panjang, wortel, kentang, sosin, selada dll)
a. Pemupukan awal saat tanam sebanyak 10 – 20 gram setiap pemupukan
b. Ulangi pemupukan setiap 7 – 15 hari dengan dosis 10 – 20 gram/tumpu

2.      TANAMAN PERKEBUNAN (kelapa sawit, karet, kopi, kakao, jeruk, cengkeh dll)
A. Dosis penggunaan 5 – 25 kg  setiap batang per-6 bulan, yaitu sesuai dengan umur dan ukuran tanaman
B. Cara penggunaannya ialah ditabur dan kemudian diaduk dengan permukaan tanah di sekitar batang tanaman. Cara lain adalah mengubur/menanam KASCING SUBA di salah satu sisi bawah pohon di sekitar batang tanaman dengan kedalam 30 – 50 cm di bawah permukaan tanah, tergantung dari umur dan ukuran tanaman. Pemupukan 6 bulan berikutnya dilakukan di bagiansisi lain danseterusnya

3.      TANAMAN HIAS
A. Sebagai media tanam gunakan KASCING SUBA dicampur dengan tanah biasa dengan perbandingan 1 : 4, yaitu satu bagian KASCING SUBA dan empat bagian tanah biasa
B. Lakukan pemupukan dengandosis 10 – 100 gram KASCING SUBA pada setiap pohon (pot)/bulan tergantung umur, jenis, dan ukuran tanaman
C. Untuk tanaman anggrek paku cara penggunaannya ialah dengan merendam pakeni terlebih dahulu dengan dosis 1kg KASCING SUBA kedalam 35 liter kemudian disaring dan disemprotkan (disiramkan) pada tanaman melalui seluruh bagian, yaitu akar, batang dan daun. Pemupukan dapat dilakukan setiap 15 – 30 hari. Ampas KASCING SUBA hasil penyaringan dapat digunakan untuk media tumbuh jenis tanaman lain.

4.  TANAMAN PEMBENIHAN (TANAMAN PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN, TANAMAN PANGAN, TANAMAN HIASDLL)
    Cara penggunaannya ialah dengan menggunakan KASCING SUBA sebagai media tumbuh benih dengan dosis penggunaan1 : 2, yaitu satu bagian KASCING SUBA dan dua bagian tanah biasa.